Perawatan lidah mertua: yang benar-benar boleh Anda abaikan

TL;DR

Dracaena trifasciata — masih banyak dijual dengan nama Sansevieria — lebih tahan diabaikan daripada hampir semua tanaman hias, dan justru kurang tahan diperhatikan. Ia mau cahaya terang kalau ada, cahaya rendah kalau tidak, dan air hanya ketika medianya benar-benar kering. Media berpasir yang cepat meloloskan air. Itulah seluruh rejimen perawatannya. ASPCA mendaftarkannya sebagai beracun bagi kucing dan anjing.

Cahaya: lentur, tapi bukan tak peduli

Ia akan hidup di sudut yang remang — sungguh, bertahun-tahun — dan itulah sebabnya ia berakhir di kamar mandi tanpa jendela dan di lobi. Tapi ia tumbuh jauh lebih cepat dan mempertahankan coraknya lebih baik di cahaya terang tak langsung. Matahari langsung tak masalah setelah ia beradaptasi; pindahkan mendadak ke bawah matahari penuh dan daunnya akan terbakar.

Aturan praktisnya: taruh di tempat yang Anda mau, lalu sesuaikan penyiraman dengan cahayanya. Lidah mertua di sudut gelap butuh air jauh lebih sedikit daripada tanaman yang sama di dekat jendela terang, karena ia nyaris tidak berfotosintesis.

Air: satu-satunya cara membunuhnya

Biarkan medianya kering sepenuhnya, lalu siram sampai tuntas hingga airnya keluar, dan kosongkan tatakannya. Ruangan terang dan hangat: mungkin tiap dua sampai tiga minggu. Ruangan remang di musim dingin: sebulan sekali atau lebih jarang itu normal, dan lebih sedikit lebih aman daripada lebih banyak.

Ini tanaman yang mirip sukulen, yang menyimpan air di daunnya. Ia dibangun untuk kekeringan dan tak punya pertahanan apa pun terhadap duduk dalam keadaan basah. Kalau punya Anda merunduk, mengembang ke samping, atau lembek di pangkalnya, periksa akarnya sebelum meraih penyiram — jawabannya hampir selalu bahwa ia kebanyakan air.

Layar utama GO AI Plant berisi tanaman tersimpan beserta status perawatannya.
Interval pengingat yang tepat untuk tanaman ini jauh lebih panjang daripada bawaan yang Anda kira.

Media, pot, suhu

Hal-hal yang terlihat seperti masalah

Perbanyakan, mumpung gratis

Potong satu daun yang sehat jadi beberapa bagian dan catat ujung mana yang tadinya di bawah (mereka hanya berakar dalam satu arah), biarkan bekas potongannya mengering sehari dua hari, lalu tancapkan di campuran berpasir yang nyaris tidak lembap. Butuh kesabaran — berminggu-minggu sampai berbulan-bulan — tapi tidak memakan biaya. Pemisahan saat mengganti pot lebih cepat: pisahkan rimpangnya dan tanam masing-masing.

Satu catatan: bentuk variegata yang ditumbuhkan dari stek daun sering kembali ke hijau polos. Untuk yang itu, pisahkan rimpangnya saja.

Soal hewan peliharaan

ASPCA mendaftarkan Dracaena trifasciata sebagai beracun bagi kucing dan anjing — ia mengandung saponin, yang menyebabkan mual, muntah, dan diare kalau dikunyah. Ini layak diketahui justru karena reputasi tanaman ini sebagai aman dan mudah menyangkut ketahanannya diabaikan, bukan soal racunnya.

Pastikan di basis data ASPCA sendiri, dan kalau Anda punya pengunyah, lihat daftar yang benar-benar aman.

Pertanyaan yang sering diajukan

Seberapa sering harus menyiram lidah mertua?

Jauh lebih jarang daripada yang Anda kira — biarkan medianya kering sepenuhnya dulu. Dua sampai tiga minggu sekali di ruangan terang dan hangat; sebulan sekali atau lebih jarang di musim dingin.

Bisakah ia hidup di ruangan gelap?

Ia bertahan di cahaya rendah lebih baik daripada hampir apa pun, tapi tidak akan menghasilkan pertumbuhan baru — dan di sana butuh air lebih sedikit lagi.

Apakah lidah mertua beracun untuk hewan peliharaan?

Ya — ASPCA mendaftarkan Dracaena trifasciata beracun bagi kucing dan anjing. Saponin menyebabkan mual, muntah, dan diare kalau dikunyah.

Kenapa daunnya rebah?

Biasanya kelebihan air yang melunakkan pangkalnya. Periksa media dan akarnya dulu. Lebih jarang, cahaya yang sangat rendah atau pot yang kebesaran.